Kita pasti sering mendengar istilah Gadget. Apa sih sebenarnya gadget itu?
Setelah saya obrak abrik google dan membaca definisi gadget dari beberapa sumber, dapat saya simpulkan kalau Gadget adalah sebuah piranti elektronik, bentuknya mini atau kecil, yang mempunyai fungsi yang spesifik. Gadget juga selalu up to date, artinya selalu mengalami perubahan menjadi lebih canggih dari versi sebelumnya.
Apa saja yang termasuk Gadget? Yang bisa dikategorikan sebagai Gadget misalnya Smartphone, kamera digital, tablet pc, jam tangan mahal yang canggih, pemutar musik seperti ipod, mp3 player dan sebagainya.
Rutinitas sebagai ibu rumah tangga kadang bisa sangat membuat stress. Melakukan banyak hal sekaligus, anak- anak yang rewel, dan pekerjaan yang seperti tidak ada habisnya, selalu saja ada pekerjaan lain yang menunggu untuk dikerjakan. Karena itulah, saat semua tenang, saya butuh waktu untuk menyenangkan diri saya sendiri, untuk menghilangkan kepenatan itu.
Dan pelarian saya biasanya adalah bersama Smartphone, gadget saya. Sekedar untuk kabur sebentar dari dunia nyata dan berjalan- jalan di dunia maya. Mengetik tulisan untuk diikutkan di Giveaway atau lomba menulis. Window shopping melihat- lihat baju yang ditawarkan di beranda Facebook saya. Atau sekedar mengobrol dengan keluarga di kampung halaman atau beberapa teman lewat aplikasi chatting.
Bisakah saya sehari tanpa Gadget? Bisa. Saat weekend biasanya saya hampir tidak menyentuh Smartphone. Smartphone tersimpan manis didalam tas atau berbaring tenang diatas meja.
Menghabiskan waktu bersama keluarga mampu menyingkirkan Gadget jauh- jauh dari genggaman tangan saya.
Mengobrol bersama suami dan bermain bersama anak- anak adalah keasyikan tersendiri bagi saya, bahkan tidak jarang kami menghabiskan waktu saat weekend hanya dirumah saja.
Kalau ada gadget, mengobrol terasa hambar dan sering tidak nyambung karena kurangnya fokus dan tidak ada eye contact.
Saya sangat benci hal ini.
Kadang saat saya sedang berbicara, ternyata perhatian suami sedang fokus pada game di smartphone-nya. Sehingga saya harus mengulang pembicaraan karena suami tidak sedang mendengarkan saya sebelumnya. Geregetan rasanya.
Mengobrol tanpa ada gadget di tangan sangat menyenangkan.
Tentu orang lain akan merasa lebih dihargai kalau saat sedang mengobrol, pandangan kita fokus kepadanya.
Biasanya saat sedang tanpa Gadget, waktu bersama anak- anak saya habiskan dengan menonton bersama acara kartun kesukaannya, atau bahkan bersepeda bersama keliling kompleks perumahan di pagi hari. Kadang anak- anak juga membantu ayahnya mencuci mobil sambil bermain air. Suara gelak tawa saat mereka sedang bersenang- senang adalah kebahagiaan yang tak terkira.
Karena si sulung sering diajari membuat pesawat atau bentuk lain dari kertas lipat di sekolah, maka dirumah dia sering mengajak saya membuat aneka bentuk dari kertas lipat. Dan saya menempelkan hasil karya kami di pintu kulkas.
Sekarang saya sedang hamil 4 bulan lebih, dan saya memutuskan untuk mengurangi lebih banyak lagi waktu saya bersama gadget. Saya ingin lebih konsentrasi beribadah. Memberikan nutrisi rohani yang lebih banyak dan lebih berkualitas untuk janin didalam kandungan saya. Dan menghindarkan janin ini dari kemungkinan terpapar radiasi dari sinyal smartphone.
Akhir kata, gunakanlah gadget dengan bijak. Jangan sampai gadget menjauhkan kita dari orang- orang terkasih yang ada di dekat kita, bahkan menganggap mereka seperti tidak ada.
Kita juga harus bisa menguasai diri dan disiplin waktu saat sedang bersama gadget. Tahu kapan harus berhenti dan kembali ke dunia nyata.
Pesan ini khususnya untuk saya pribadi yang sering lupa waktu, lupa anak, lupa suami, dan lupa pekerjaan rumah tangga yang menunggu untuk dikerjakan saat sedang bersama gadget :)

Halo mbak Ita.. Juri berkunjung ^_^
BalasHapusSelamat datang *gelar karpet merah*
BalasHapusTerima kasih sudah berkunjung :)
Emang ya, gadget itu bisa jadi "pengganggu" yang serius untuk hubungan kita sama orang-orang terdekat.. :) aku juga suka gitu mbak, ngomong ulang-ualng karena suami gak ngeh, atau sebaliknya,, hikss.. sedih juga..
BalasHapusmakasih ya mbak udah ikutan,, Alhamdulillah juri sudah mencatat.. :)
Ibaratnya, gadget itu mendekatkan yang jauh tapi menjauhkan yg dekat :(
BalasHapus