Selasa, 25 Juni 2013

Impianku... Dulu dan sekarang

Setiap saya ditanya soal impian masa kecil, saya pasti akan menjawab ingin jadi dokter. Tapi jawaban itu saya dapat karena meniru jawaban teman- teman sebaya saya.

Tidak banyak yang tahu, bahkan teman dekat saya sekalipun, apa impian masa kecil saya yang sebenarnya.
Saat kecil saya menceritakan impian saya itu hanya kepada mama. Setelah menikah, saya membaginya dengan suami.
Dan kini saya membaginya dengan anda semua yang berkenan membaca tulisan ini.
Saat saya kecil, lebih tepatnya semasa SD, saya banyak mendapat asupan tontonan anime.
Ya, anime. Animasi dari Jepang yang biasanya diadaptasi dari komik.

Adalah sailor moon, anime pertama yang paling membekas di hati saya.
Siapa sih yang nggak kenal dengan tokoh satu ini?
Karena sangat menyukainya, saya dulu sering mengulang adegan dan dialognya.
Tentu saja gaya "Dengan kekuatan bulan. Akan menghukummu", tidak pernah ketinggalan. Hahaha.

Mimpi masa kecil saya adalah menjadi seorang dubber atau pengisi suara, khususnya anime. Sungguh impian yang tidak biasa untuk seorang anak SD.
Saya mulai mengamati bukan hanya pada jalan cerita anime yang sedang saya tonton, tapi juga pada detil percakapan antar tokohnya.
Sangat menyenangkan menirukan gaya bicara tokoh yang sedang saya tonton.

Saat kecil saya hanya menyukai komik dan anime. Namun seiring bertambahnya usia,  saat remaja, saya menggali lebih banyak informasi tentang Jepang, kebudayaannya, juga sedikit mempelajari bahasanya.

Berawal dari anime, saat kecil saya bermimpi ingin menjadi dubber, dan saat remaja impian saya bertambah.
Saya ingin mengunjungi Jepang.

Kedua mimpi ini masih terus hidup bahkan saat saya menjadi anak kuliahan.

Suatu hari saya sedang menghadap rektor untuk urusan kelulusan kuliah.
Urusan saya saat itu adalah meminta keringanan pembayaran IKOMA yang harus dilunasi saat kelulusan nanti.
IKOMA ini adalah uang sumbangan dari orang tua mahasiswa kepada kampus, ibaratnya uang gedung lah.

Saat pak rektor memeriksa berkas saya, beliau terhenti di sertifikat TOEFL saya.
Saya lupa berapa skor TOEFL saya saat itu, tapi yang jelas pak rektor memujinya dan mengatakan kalau skor itu menunjukkan kemampuan bahasa inggris saya bagus dan diatas rata rata.
Wah, bagai melayang rasanya dipuji sedemikian tinggi oleh pak rektor *benerin kerah baju.

Tak disangka, pak rektor malah menawari saya pekerjaan.
"Saya punya teman, dia butuh karyawati untuk bekerja di perusahaannya, kalau kamu berminat silahkan tanya langsung ke orangnya".
Pak rektor mencari- cari sesuatu lalu menyerahkannya kepada saya.
Sebuah kartu nama berwarna putih.

Mr. Hiroshi Osawa
Owner PT. Lasmart Yukarindo Jaya

Terbelalak tak percaya dengan apa yang baru saya baca.
Dan saya berusaha meyakinkan diri saya sendiri dengan memastikannya ke pak rektor.
"Orang Jepang, pak?"
Pak rektor mengangguk.

Rasanya Allah mengabulkan secuil dari impian saya dalam bentuk lain, dengan caraNya yang unik.

Dan senyum bahagia mama adalah kebahagiaan terbesar saya, saat tahu bahwa saya telah resmi menjadi karyawati PT. Lasmart Yukarindo Jaya.
Pekerjaan pertama saya, padahal saya belum resmi lulus kuliah.

Mr. Hiroshi Osawa adalah seorang pria berumur 60 tahun-an, berjalan dengan tongkat dan sedikit bungkuk, tapi masih sangat berwibawa dan tegas, ciri khas orang Jepang.
Kedisiplinannya sangat tinggi.
Beliau berkomunikasi dengan karyawannya menggunakan bahasa Inggris dengan logat Jepang yang kental.
Beliau sangat baik, bahkan mengijinkan saya untuk beberapa kali tidak masuk kerja karena harus sering ke kampus mengurus kelulusan saya.
Yang paling saya ingat dari beliau adalah tawanya yang khas, tawa sinterklas. Hohoho...

Itulah sekelumit kisah pengalaman yang jelas akan saya kenang sepanjang hidup saya.

Impian masa kecil saya untuk menjadi dubber memang belum terwujud, tapi masih tetap ada dan hidup.
Karena sampai sekarang pun saya masih suka mengamati bagaimana tokoh animasi bisa hidup lewat suara dubbernya, selain menikmati alur ceritanya juga.

Sekarang saya cukup puas dengan menjadi pengisi suara tokoh boneka yang sedang saya mainkan bersama kedua anak saya, atau menghidupkan tokoh di buku cerita saat saya sedang mendongeng untuk mereka.

Kemudian saat menikah, impian saya berubah. Selain memiliki impian bersama suami, saya juga punya impian milik saya sendiri yang sedang dipupuk supaya tumbuh subur dan berkembang.

Saya suka membaca dan juga menulis, tapi saya tidak ingin menjadi penulis karena tidak suka dengan tekanan deadline dan komitmen kepada penerbit.
Karena memang bukan penghasilan atau uang yang saya harapkan, tapi prestasi atas hasil kreatifitas saya.
Saya hanya ingin terus mengasah kemampuan menulis saya, dan menghasilkan tulisan- tulisan yang berkualitas dan bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.

Mengikuti lomba cerpen dan giveaway semacam ini adalah baby step saya untuk mewujudkan impian itu.
Memang sebagai ibu rumah tangga dengan dua orang anak akan sangat sulit mencuri waktu untuk fokus menulis, tapi saya ingat kata kata dari Asma Nadia, pengarang berbagai buku best seller itu,  bahwa "Janganlah menunggu datangnya waktu luang untuk menulis tapi ciptakanlah waktu luang itu".

Sebuah impian yang sederhana dari seorang ibu rumah tangga yang sederhana pula.
Tidak muluk- muluk, tapi in-syaa-Allah mimpi itu akan terus saya pegang dan secara kontinyu akan lebih banyak usaha untuk meraihnya.
"Diikut sertakan dalam Giveaway Tuppy, Buku dan Bipang di
www.argalitha.blogspot.com "

5 komentar:

  1. sepertinya saya sudah pernah komentar di sini :p

    ibu rumah tangga itu mulia :) iyaa di kala senggang, mnulislah ^^

    sudah terdaftar, terima kasih :)

    BalasHapus
  2. wah mbak suka sailormoon juga ya...hehe...saya juga dulu,..salam knal mbak...

    BalasHapus
  3. Beneran mimpinya waktu kecil ngak biasa, Mbak... semoga karir sebagai Ibu Rumah Tangganya sukses pun dengan karir ikutan GA dan lomba... saya pun demikian... aamiin... malu sama prinsip Mbak "Janganlah menunggu datangnya waktu luang untuk menulis tapi ciptakanlah waktu luang itu", saya orangnya terkadang bersembunyi di balik kata malesan... hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ^^
      Makasih dan salam kenal :)

      *padahal di GA nya dirimu yg menang lo*

      Hapus