Sabtu, 15 Juni 2013

Tanpamu aku galau

Begitu selesai baca ketentuan giveaway kali ini, langsung deh mataku menjelajahi seluruh penjuru kamar. Mencari apa kiranya benda kesayanganku.
Benda yang tanpanya hidupku akan benar- benar galau.
Benda yang selalu menemani di sebagian besar waktuku sehari-hari.
Benda yang teramat penting bagiku di rumah ini adalah....
Kipas angin.

Aku bisa melalui seharian penuh tanpa hape. Tapi melalui seharian penuh tanpa kipas angin? Membayangkannya saja sudah bikin dahi berkeringat. Gak mau! No way! Big no no!

Kipas angin adalah salah satu perabot rumah tangga utama yang wajib didahulukan untuk dibeli, dibandingkan dengan perabotan lain.
Gak ada kasur, bisa tidur beralaskan tikar atau karpet.
Gak ada kompor, bisa beli makanan jadi.
Gak ada kipas angin? Beli AC :p

Dirumah mungil ini kami memiliki empat buah kipas angin.
Dua kamar punya masing- masing satu kipas angin.
Satu lagi di ruang tengah.
Kipas angin yang terakhir di musholla.
Keempat kipas angin itu memiliki satu merk yang sama dengan model dan warna yang berbeda.
Tentu saja karena seringkali digunakan jadi cepat kotor, karena kesayangan tentu saja aku tidak akan tinggal diam, karena saat kotor performanya jadi kurang bagus.

Kenapa kipas angin ini begitu penting bagiku?
Salah satu alasannya adalah karena rutinitas pekerjaanku yang ibarat tidak ada habisnya itu menuntutku untuk selalu mondar mandir, melakukan semuanya dengan cepat, sehingga hampir setiap saat aku merasa gerah dan berkeringat.

Alasan lainnya adalah tanpa kipas angin, bisa dipastikan aku akan susah tidur.
Bahkan saat sedang sakit pun, sambil berselimut tebal, aku memaksa untuk tetap menyalakan kipas angin meski harus menoleh pada satu sisi saja, kearah tembok.
Suara desiran angin yang berpadu dengan ketukan jam dinding serasa menjadi lagu nina bobo yang menentramkan bagiku.

Kisah pahitku bersama kipas angin adalah saat cuaca sedang panas, terik, dan waktunya untuk tidur siang, dan disaat itu jugalah PLN dengan sadisnya mematikan listrik.
Lengkap sudah penderitaanku.
Rasanya ingin sekali kabur dari rumah dan pergi ke mall, sekedar ingin menikmati dinginnya AC.
Tapi rasa kantuk dan lelah seakan melumpuhkan tubuhku.
Dan dengan berat hati, aku akhirnya tertidur dengan bergelimang keringat dan terbangun dalam keadaan baju dan rambut yang basah kuyup.

Semoga Batam tidak lagi mengalami mati listrik bergilir.
Semoga PLN lebih manusiawi dalam memilih waktu untuk mematikan lisrik.
Dan semoga tulisan ini menang dan akupun mendapat giveaway.
Aamiin :)

"Diikutsertakan dalam event Giveaway Wedges, Kaos dan Buku di www.argalitha.blogspot.com"

2 komentar:

  1. saya bisa merasakan segarnya hembusan angin ^^
    segeeer...

    sudah terdaftar ^^ terima kasih yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal kipas anginnya lagi off lo :)

      Tengkyuu :)

      Hapus