Jumat, 26 Juli 2013

Keluarga maya ku


Keluarga maya yang saya maksud adalah keluarga yang berisi saudara-saudara saya sesama muslim, yang awalnya tidak ada yang saling mengenal satu sama lain, berasal dari beraneka daerah yang berbeda dan tersebar hingga ke luar negeri.

Sebuah keluarga yang berkumpul di dunia maya karena didasari oleh persamaan rasa haus akan ilmu agama dan menjalin ukhuwah islamiah. Keluarga maya saya ini kami sebut dengan Al Usroh.

Berawal dari KULTUM , sebuah grup thollabul ilmi di facebook. Sebuah grup yang menenangkan hati saya dikala itu dan saya merasa betah berlama-lama disana, selain karena banyaknya ilmu yang bisa saya peroleh, juga karena silaturrahim yang santun dan kental dengan nuansa islami.

Saya bergabung di grup kultum pada bulan Ramadhan tahun lalu. Tujuannya hanya satu, untuk memperdalam ilmu agama saya.

Ternyata yang saya dapat lebih dari yang saya harapkan. Alhamdulillah selain mendapat tambahan ilmu agama, saya pun bertemu dengan saudara-saudara baru saya di grup itu. Saudara-saudara dunia maya dari berbagai negara, tapi mereka asli orang Indonesia. Hongkong, Dubai, Taiwan, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, semua berkumpul di satu grup Kultum, menimba ilmu bersama meski awalnya tidak ada yang saling mengenal satu sama lain.

Dengan komen yang santun, ucapan salam dan do'a yang selalu mewarnai setiap postingan, membuat Kultum menjadi pilihan pertama untuk saya kunjungi setiap kali saya membuka facebook.

Silaturrahim yang hangat begitu terasa saat kami berbalas komen. Dan ukhuwah itu berlanjut sampai keluar Kultum.

Masih di facebook, kami mulai saling add dan konfirm. Dan persaudaraan dunia maya pun terjalin. Kami jadi sering bertemu di status salah seorang dari kami, saling berbalas komen, lalu pindah ke status yang lain dan berkumpul lagi untuk saling berbalas komen, begitu seterusnya. Bahkan beberapa dari kami saat membuat status sengaja men-tag beberapa orang supaya bisa berkumpul bersama di sebuah status.

Semakin lama, Kultum semakin banyak anggota, jadi semakin ramai, dan kadang suasana saat membahas suatu ilmu pun menjadi semakin 'panas'. Perbedaan pendapat pun tidak dapat dihindari, dan hanya sedikit orang yang mampu mengontrol lisan dan menjaga sopan santunnya dalam berkomentar.

Ukhuwah tidak berhenti sampai disitu.
Kemudian salah seorang dari kami, kalau boleh saya sebut namanya, Neng Iis, membuat sebuah grup obrolan di message facebook, yang isinya juga thollabul ilmi sambil bersilaturrahim, dengan anggota dari Kultum yang sudah saling add dan konfirm sehingga sudah kenal baik, bukan anggota Kultum sembarangan. Intinya grup obrolan itu adalah versi mini dan santai dari Kultum. Grup obrolan itu diberi nama The Mirror of Muslim.

Kemudian ukhuwah itupun semakin berkembang. The Mirror of Muslim semakin dipadati pengunjung, terlalu ramai pun menjadi tidak menyenangkan, satu per satu dari kami akhirnya meninggalkan The Mirror of Muslim.

Karena masih haus dengan ilmu agama dan merasa sudah sangat dekat dengan saudara-saudara dari Kultum dan The Mirror of Muslim, maka kami memutuskan untuk 'pindahan', dari facebook ke Whatsapp, masih dengan orang-orang yang sama, yaitu beberapa orang 'alumni' Kultum dan ditambah dengan beberapa orang dari The Mirror of Muslim.

Salah seorang dari kami, Nurul Maulana mengumpulkan nomor hape kami dan mengundang kami semua untuk berkumpul di Whatsapp. Dan kami pun merasa betah di grup Whatsapp yang diberi nama Penyejuk Mata dan Hati atau disingkat dengan PMH. Lama kami menghabiskan saat menyenangkan di PMH, saling berbagi ilmu agama sambil mempererat tali silaturrahim.Ukhuwah pun terasa semakin kuat dan solid. Kemudian kesalahpahaman pun terjadi, hubungan kami pun jadi retak.

Sedih memang, tapi dimana ada perjumpaan maka kita juga harus siap dengan perpisahan. Kami merasa sayang kalau hubungan yang sudah sebegitu akrab harus terhenti karena kesalahpahaman, kami berusaha memperbaiki keadaan, namun tidak bisa.

Karena masih ingin mempertahankan ukhuwah ini, dengan mengumpulkan saudara-saudara yang masih tersisa, kami berdiskusi dan memutuskan untuk 'pindahan' lagi.
Masih di Whatsapp, kami pindah dari PMH ke Al Usroh, sebuah wadah bagi kami untuk berkumpul lagi, masih dengan tujuan yang sama, thollabul ilmi sambil menjalin silaturrahimAl Usroh terbentuk pada bulan April 2013 hingga sekarang, dan saya yang ditunjuk sebagai adminnya.

Alhamdulillah beberapa dari kami banyak yang sudah bertemu secara langsung di dunia nyata. Sungguh sangat membahagiakan saat ukhuwah maya ini menjadi nyata. Hubungan kami di facebook pun masih berjalan dengan baik.

Dalam sehari, 300 pesan lebih dari saudara-saudara di Al Usroh mewarnai hari-hari saya. Obrolan-obrolan ringan, sapaan-sapaan hangat dan saling mendo'akan satu sama lain sudah biasa kami lakukan. Saling melempar dan menjawab salam, bersholawat dan saling mengingatkan dalam hal kebaikan, sambil sesekali tetap saling berbagi ilmu agama pun tidak pernah ketinggalan setiap harinya.

Yang paling mengharukan buat saya adalah, di bulan Ramadhan ini kami saling menelpon untuk membangunkan sahur. Perbedaan jarak dan waktu antara Indonesia dengan Hongkong, Singapura, Korea Selatan dan Taiwan tidak lagi menjadi masalah buat kami.

Berawal dari pertemuan di Kultum setahun yang lalu, sempat beberapa kali 'pindahan', dan mendapatkan cobaan berupa kesalahpahaman, alhamdulillah kami tetap bertahan.

Semoga persahabatan, kekeluargaan dan tali silaturrahim yang telah terjalin sedemikian akrab ini akan berlangsung lama dan awet. Bukan hanya di dunia maya saja, tetapi juga di dunia nyata. Aamiin Allahumma Aamiin.

Love You all coz Allah

”Tidak beriman salah seorang di antara kamu sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari-Muslim)

10 komentar:

  1. Masya'allah.. bagus mbk... mkasih ya... semoga ukhuwah kita semua diridhoi allah... Aamiin yaa kariim...

    Uhibbuki fillah... :-*

    Nb.Korea ketinggalan .. hihi protes..

    BalasHapus
  2. kurang aku mbk .. bacanya.. seru banget... dan sempet bikin ku mbebes mili.. :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang? Jempol e gwe ngetik melu sopo? :p
      Nggwe dwe ndang

      Hapus
  3. Alhamdulilahi robbal'alamin... Terharuuuuu :'(

    BalasHapus
  4. Gk iso carane mbk.. Ajarin nge blog yo.. hehe... pleace...

    BalasHapus