Hai! Hai!
Wuihhh lama sekali rupanya saya mengabaikan blog ini. Nggak mengunjungi, apalagi menulis disini. Sungguh T.E.R.L.A.L.U.
Baiklah, setelah masa vakum yang lumayan lama, saya memutuskan untuk menulis lagi, sekaligus juga berburu Giveaway lagi :)
Di salah satu Giveaway, secara nggak sengaja saya berkenalan dengan Dina Kamila. Dia menuliskan komentar bahwa dia sedang mengadakan Giveaway juga di blog nya dan dia mencantumkan link yang tanpa basa basi langsung saya klik.
Disitulah saya baru tahu kalau Giveaway itu dalam rangka ulang tahunnya dan tema Giveaway-nya adalah review blog miliknya. Saya baca baca lagi syarat dan ketentuannya, ternyata cukup mudah. Sipp, langsung bookmark. Maklumlah, ibu rumah tangga, harus nunggu waktu yang tepat untuk buat tulisan kalau nggak mau digangguin bocah bocah. Apalagi tulisannya untuk diikutkan Giveaway, harus yang cetar membahana badai halilintar kualitas tulisannya kalau mau menang. Jadilah saya harus semedi dulu nyari pangsit, eh wangsit :p
Dan hari ini, saat sedang ada waktu luang, saya buka bookmark di hape saya dan meluncur ke Dina's World.
Saat awal kali berkunjung, yaitu saat mengintip Giveaway yang diadakan Dina Kamila, saya nggak terlalu memperhatikan tampilan blog nya, karena saya fokus mencerna dan menelan persyaratan untuk Giveaway-nya. Juga nggak sempat berlama- lama disana karena langsung bookmark dan tutup browser.
Barulah di kunjungan kedua saya benar- benar memperhatikan Dina's World dengan lebih seksama.
Adem dan damai. Itulah kesan pertama yang saya dapatkan di kunjungan kedua ini.
Warna hijau dan gambar pepohonan beserta padang rumputnya benar- benar match dan menyejukkan mata dan hati saya.
Langsung deh saya sok tau dan sok kenal, menganggap Dina Kamila ini orangnya tenang, kalem, dan cinta dengan alam dan keindahan.
Side bar-nya tidak terlalu penuh dan tertata rapi, atau bahkan terlalu sepi? Bagi saya side bar yang seperti itu justru ramah untuk mata saya.
Font hurufnya pun dibuat setipe, kecuali pada judul blog-nya. Tidak terlalu banyak warna juga pada huruf- hurufnya. Benar- benar simple. I like it :)
If You Never Do, You Never Know.
Begitulah secuil kalimat untuk mendeskripsikan Dina's World. Rupanya Dina tidak takut mencoba hal- hal yang baru dan dengan senang hati belajar dari setiap pengalaman yang didapatnya. Begitulah pesan yang bisa saya tangkap dari kalimat itu.
Kalau diperbolehkan, saya ingin sedikit mengoreksi quote-nya. Akan lebih tepat kalau ditulis: If You Never Do, You'll Never Know. Semoga berkenan :)
Tiba- tiba mata saya menangkap sebuah tulisan berjalan. Drive Your Heart Into The Right Direction. Dan pikiran saya malah melantur, melompat ke sebuah boyband yang pernah (atau masih?) digilai remaja di seluruh dunia, One Direction. *gagal fokus*.
Selanjutnya saya mulai membaca- baca tulisan yang disuguhkan Dina di blog-nya. Saya langsung menuju label tulisan di side bar. Label prosa dan puisi berisi cukup banyak tulisan. Well, karena saya nggak begitu suka dengan prosa, puisi dan semacamnya, jadi saya skip label itu. Jangan tersinggung ya Dina, cuma masalah beda selera aja kok ;)
Selanjutnya saya melihat ada label Flash Fiction disana. Naaahhh... Ini kesukaan saya. Tapi hanya berisi tiga tulisan? Nggak apa. Saya nikmati semuanya, bahkan dua dari tiga tulisan Dina dapat banner Reader's Favorite! *applause*
Beranjak dari label Flash Fiction, saya putuskan untuk membaca beberapa tulisan Dina yang ada di label This Is My Life.
Bukannya kepo trus ingin tahu kehidupan pribadi Dina, tapi ini kan blog, jadi tulisan itu meskipun termasuk dalam label This Is My Life tapi tetap berada dalam batas yang bisa dikonsumsi khalayak ramai, jadi saya yakin pasti akan ada hikmah yang bisa diambil pelajaran dari tulisan itu, dan sah sah saja memasuki kehidupan Dina karena memang itulah yang dia suguhkan di Dina's World.
Tulisan pertama yang saya baca di label This Is My Life adalah Welcome October. Kenapa? Karena i hate October, tapi Dina bilang Welcome October. Hemmm..
Bulan Oktober adalah bulan kelahiran Dina, pantaslah dia menyukai bulan itu. Plus bulan Oktober musim hujan, dan saya lihat Dina sering menulis disaat hujan.
Sedangkan buat saya, bulan Oktober adalah bulan dimana Papa meninggalkan kami sekeluarga, jadi harap maklum kalau saya ingin bulan Oktober lekas berlalu, karena pasti mengingatkan saya dengan kenangan itu. Maaf ya jadi curhat :( *ambil tisu*
Tulisan berikutnya yang saya baca adalah My Birthday Cake. Sungguh mengharukan. Tiga kue dalam satu hari! Betapa banyak orang disekeliling Dina yang begitu peduli dan menyayanginya. Kue demi kue dia dapatkan bahkan sejak awal dia bangun di pagi hari, tepatnya dibangunkan di pagi buta. Pasti sangat membahagiakan momen itu buat Dina.
Dan lagi, saya bersikap sok tau dan sok kenal, menganggap Dina ini pasti orang yang hangat dan menyenangkan. Buktinya teman- temannya sampai rela ke kost-an Dina malam- malam hanya untuk memberikan surprise, dan modus minta traktiran terselip dibalik batu. Hahahahaa.
Dikelilingi dengan perhatian dan kasih sayang sebanyak itu pasti langsung mengaburkan kenangan pahit soal Hadiah Terburuk.
Kalau sudah ada kenangan indah untuk dikenang, untuk apa terus berkubang dalam kenangan sedih? Pengalaman pahit hanya pantas dijadikan batu pijakan untuk melangkah jadi pribadi yang lebih baik, jadi lebih bijaksana untuk lebih berhati- hati dalam melangkah, bukan untuk disesali dan terus meratapinya.
Tentu, kalimat ini bukan hanya berlaku untuk Dina, tapi berlaku juga untukku :)
Yap! Sekian dulu review dari saya. Sudah terlalu panjang, nanti malah Dina bosan bacanya :)
Adakah saran dan kritik dari saya?
Untuk saya pribadi, sebuah blog yang membuat nyaman pengunjungnya adalah blog yang sederhana, tidak terlalu berat dengan beraneka warna atau font huruf yang beraneka tipe.
Tapi untuk sebagian orang, terutama yang sudah lama berkecimpung di dunia blog, mungkin Dina's World terkesan sepi. Terlalu sederhana, kurang ramai, kurang 'wah'. Saya pun menangkap kesan sepi itu, tapi tidak terlalu masalah buat saya sih.
Yang kedua, soal deskripsi profil Dina Kamila yang tidak saya temukan di side bar Dina's World. Bagi saya, ketika mengunjungi blog untuk yang pertama kalinya, saya akan mencari profil si empunya blog. Fungsinya sih untuk sedikit lebih mengenal si empunya blog sebelum saya mulai menjelajahi isi blognya. Apakah Dina memang sengaja tidak mendeskripsikan dirinya sendiri dan membiarkan pengunjung menerka- nerka dengan bebas seperti apa profil Dina Kamila setelah membaca isi blog?
Well, bagaimanapun itu adalah hak masing- masing pemilik blog untuk mengatur blog mereka sesuai dengan citra yang mereka inginkan.
Akhir kata, Selamat Ulang Tahun untuk Dina. Meski sudah sangat terlambat untuk memberi ucapan selamat, tapi tidak pernah ada kata terlambat untuk mendoakan saudara sesama muslim kan?
Semoga sukses di Semester Tua-nya. Semoga diberikan usia yang barokah. Semoga segala impian dan cita- cita lekas terwujud. Jadilah selalu Dina yang menjadi kebanggaan kedua orang tua. Aamiin yaa Rabbal 'alamin.
Salam kenal dari saya dan semoga silaturrahim kita tetap berjalan meskipun Giveaway-nya telah lewat. :)
~Juwita~
-Tulisan ini diikutsertakan dalam
"First Birthday Giveaway Dina's World"-