Selasa, 07 Januari 2014

Hari #7: Ayat favorit saya

Bismillahirrahmanirrahim...

وَعَسٰىٓ اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْءًا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْءًا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ٠ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ ( ٢١٦).
"Dan boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al Baqarah ayat 216).

Ini adalah salah satu ayat favorit saya. Saat harus bertahan dan bersabar dengan apa yang Allah pilihkan buat saya, atau harus mengikhlaskan sesuatu untuk tidak lagi jadi milik saya.

Di tahun 2007, setelah saya menikah, saya langsung diboyong oleh yayah -suami saya- ke Bali. Sebelum menikah, yayah sudah bekerja dan tinggal disana lebih dulu.
Awalnya memang sangat menyenangkan tinggal di Bali, namun lama-lama rasa jenuh dan ketidakcocokan adat dan budaya membuat kami tidak betah lagi tinggal di Bali.

Lalu yayah mulai mencari pekerjaan di luar pulau Bali. Melamar kesana kesini.
Bahkan dua kali berturut-turut mengikuti tes CPNS. Namun semuanya tidak membuahkan hasil. Surat lamaran yang dikirimkan yayah ke berbagai perusahaan tidak memberikan respon apapun. Begitu juga dengan CPNS yang bahkan langsung gugur di seleksi awal, administrasi.

Dua tahun kami berusaha, ber ikhtiar maksimal dan berdo'a dengan sungguh-sungguh.
Kami bertahan dan bersabar dengan keputusan yang Allah pilihkan untuk kami.
Kami berusaha untuk selalu khusnudzon, berprasangka baik, bahwa ada rencana yang lebih indah yang sedang Allah siapkan untuk kami. Yang harus kami lakukan hanya bersabar dan menunggu waktu yang tepat hingga Allah mengabulkan do'a kami dengan cara-Nya.

Kami lalu pasrah. Yayah berhenti mencari-cari lowongan pekerjaan ditempat lain dan kami berusaha menikmati hidup kami apa adanya. Dan saat kami berusaha pasrah dan ikhlas dengan keadaan kami, saat itulah do'a kami terjawab.

Salah satu teman yayah di Batam menawari yayah pekerjaan ditempatnya bekerja. Yayah kemudian terbang ke Batam untuk interview, lalu akhirnya diterima dan kemudian kami pindah ke Batam.

Alhamdulillah kehidupan kami membaik. Dari segi financial maupun emosi.
Hingga sekarang kehidupan kami terasa lancar dan bahagia.
Subhanallah. Betapa kami ini manusia yang tidak tahu apa-apa, dan hanya Allah-lah Yang Maha Tahu.
Rencana Allah bagi kami memang sangat indah, harus menunggu beberapa lama agar kami bisa merasakan manisnya sebuah kesabaran, dan kami sangat bersyukur atas hal itu.

~365 kata~


2 komentar: